FTI ITB Jajaki Kolaborasi Riset dengan profesor di Hirosaki University dan Tohoku University Jepang
Dalam rangkaian program Equity – Research Matchmaking pada 2 – 5 Maret 2026, tim Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB yang dipimpin oleh Dr. Jenny Rizkiana dengan anggota Dr. Eng. Aghietyas Choirun Az Zahra melakukan kunjungan ke Hirosaki University, Jepang, dan bertemu langsung dengan Prof. Guoqing Guan. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan terbuka, dengan fokus pada peluang kolaborasi riset di bidang energi dan konversi karbon berkelanjutan.
Prof. Guan merupakan salah satu akademisi yang dikenal konsisten dan berdampak di bidang teknik kimia dan energi bersih global. Ia telah menerbitkan lebih dari 490 artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi, dengan H-index sekitar 81 berdasarkan Google Scholar. Selain aktif meneliti, Prof. Guan juga terlibat dalam peran editorial, antara lain sebagai Associate Editor di jurnal Carbon Resources Conversion dan MetalMat, serta menjadi anggota dewan editorial Fuel Processing Technology.
Dalam diskusi, Prof. Guan menjelaskan arah risetnya yang banyak berkaitan dengan konversi termal biomassa seperti pirolisis dan gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar, bahan kimia bernilai tambah, dan teknologi zero-carbon. Ia juga mengembangkan katalis dan elektrokatalis untuk pemanfaatan CO₂ menjadi kemikalia dasar seperti metanol dan asam format. Topik-topik tersebut sejalan dengan peta riset FTI ITB, terutama dalam konteks pengolahan biomassa dan pengembangan katalis untuk menghasilkan produk turunan berbasis karbon terbarukan.
Dari pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti diskusi dalam bentuk kerja sama yang lebih terstruktur, termasuk penjajakan riset bersama, pertukaran mahasiswa dan peneliti, serta penyusunan proposal kolaboratif untuk skema pendanaan internasional. Kunjungan ini tidak hanya menjadi bagian dari luaran program Equity – Research Matchmaking, tetapi juga membuka ruang sinergi jangka panjang antara FTI ITB dan Hirosaki University. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menghasilkan riset yang saling melengkapi, memperkuat kapasitas kedua institusi, dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi untuk energi berkelanjutan.
FTI ITB Diskusikan Peluang Kolaborasi Riset Pirolisis dengan Prof. Shogo Kumagai di Tohoku University
Dalam rangkaian kegiatan Equity – Research Matchmaking pada 1 – 5 Maret 2026, tim Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB yang dipimpin oleh Dr. Jenny Rizkiana juga melakukan kunjungan ke Tohoku University untuk bertemu dengan Prof. Shogo Kumagai. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai peluang kolaborasi riset, khususnya pada bidang konversi termal material berbasis karbon dan pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah.
Prof. Kumagai merupakan Associate Professor di Tohoku University yang dikenal melalui kontribusinya dalam studi mekanistik dan fenomena mikro pada proses pirolisis. Penelitiannya banyak menyoroti bagaimana berbagai jenis bahan baku—mulai dari biomassa hingga plastik—mengalami dekomposisi termal pada skala fundamental, serta bagaimana pemahaman mekanisme tersebut dapat digunakan untuk mengoptimalkan desain proses konversi yang lebih efisien. Hingga saat ini, ia telah menerbitkan lebih dari 180 artikel ilmiah dengan total sitasi mencapai ribuan dan H-index sekitar 40 berdasarkan Google Scholar. Selain aktif melakukan penelitian, Prof. Kumagai juga terlibat dalam kegiatan editorial di sejumlah jurnal internasional, antara lain sebagai editor pada Journal of Analytical and Applied Pyrolysis serta Associate Editor pada Journal of Material Cycles and Waste Management, yang keduanya banyak memuat kajian mengenai teknologi pirolisis, daur ulang material, dan pemanfaatan limbah berbasis karbon.
Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan riset terkini terkait pirolisis biomassa dan limbah plastik, termasuk pendekatan eksperimental dan pemodelan untuk memahami fenomena reaksi pada skala mikro. Topik ini memiliki relevansi yang kuat dengan agenda riset di FTI ITB, terutama dalam pengembangan teknologi konversi biomassa tropis serta pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan bakar maupun bahan kimia bernilai tambah.
Prof. Kumagai menyambut baik rencana perluasan kerja sama antara ITB dan Tohoku University yang sebelumnya telah terjalin melalui berbagai kegiatan akademik dan pertukaran peneliti. Ia juga menyampaikan harapan agar interaksi yang terbangun melalui kunjungan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi riset di masa mendatang, baik melalui publikasi bersama, pengembangan proyek penelitian kolaboratif, maupun peluang pertukaran mahasiswa dan peneliti antara kedua institusi.
FTI ITB Jajaki Kolaborasi Riset Pengolahan Minyak Nabati dengan Prof. Naomi Kitakawa di Tohoku University
Dalam rangkaian kegiatan Equity – Research Matchmaking, tim Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB yang dipimpin oleh Dr. Jenny Rizkiana juga melakukan kunjungan ke Tohoku University untuk bertemu dengan Prof. Naomi Kitakawa. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi internasional, khususnya pada bidang pengolahan minyak nabati dan pengembangan produk turunan bernilai tambah dari sumber daya hayati.
Prof. Kitakawa merupakan profesor di Graduate School of Engineering, Tohoku University, yang telah lama menekuni riset di bidang rekayasa proses dan oleokimia. Ia dikenal melalui berbagai penelitian terkait pengolahan minyak nabati, pengembangan biodiesel, serta pemanfaatan komponen minor dari minyak dan lemak untuk produk pangan maupun bahan kimia. Karya ilmiahnya telah dipublikasikan secara luas di berbagai jurnal internasional bereputasi dan memiliki tingkat sitasi yang tinggi, dengan H-index yang berada pada kisaran lebih dari 40. Selain aktif dalam penelitian, Prof. Kitakawa juga terlibat dalam komunitas akademik internasional dan berkontribusi dalam berbagai forum ilmiah di bidang teknik kimia dan teknologi minyak nabati.
Dalam diskusi yang berlangsung, Prof. Kitakawa menjelaskan beberapa topik riset yang sedang dikembangkan di kelompok risetnya. Salah satu yang saat ini menjadi fokus adalah pemanfaatan fatty acid distillate sebagai sumber senyawa bernilai tinggi, termasuk pengembangan metode ekstraksi vitamin E. Penelitian ini dikerjakan bersama Dr. Kousuke Hiromori dan diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan fraksi samping dari industri minyak nabati agar dapat menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Topik tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi Indonesia sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan potensi kerja sama riset yang dapat berkontribusi pada pengembangan teknologi pengolahan minyak sawit yang lebih maju, terutama dalam pemanfaatan produk samping dan pengembangan bahan kimia turunan berbasis minyak nabati.
Prof. Kitakawa menyampaikan ketertarikannya untuk membuka peluang kolaborasi penelitian dengan ITB, khususnya dalam konteks pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan nilai tambah industri minyak nabati di Indonesia. Ia juga melihat bahwa kerja sama ini berpotensi memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik dari sisi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penerapan teknologi pada skala industri. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjajaki riset bersama, pertukaran peneliti, serta pengembangan proyek kolaboratif di bidang oleokimia dan rekayasa proses minyak nabati.

